Langsung ke konten utama

"Birdlist of Jogja Bird Walk 2015 #2"

Bismillahirrahmaanirrahiim

Sabtu 21 November 2015 bersama teman-teman PPBJ (Paguyuban Pengamat Burung Jogja), saya berkesempatan mengikuti JBW (Jogja Bird Walk). JBW ke-2 di tahun 2015 tersebut dilaksanakan di Taman Nasional Gunung Merapi resort Selo, Boyolali. Kegiatan JBW kemarin diikuti oleh teman-teman komunitas pengamat burung Yogyakarta, yaitu KPB Bionic UNY, KP3 Burung UGM, Silvagama UGM, dan Biolaska UIN Sunan Kalijaga.

Hari ini, melihat situasi yang ada, saya belum bisa menuliskan cerita tentang Jogja Bird Walk ke-2 kemarin. Untuk sementara saya bagikan hasil list burung yang saya jumpai kemarin.
Berikut listnya :

1. Burung-gereja erasia

Burung-gereja erasia

2. Bentet kelabu

Bentet kelabu


3. Cucak kutilang (tidak diperoleh dokumentasi lapangan)
foto : di kampus FMIPA UNY

4. Anis gunung
Anis gunung

5. Kacamata gunung (tidak ada dokumentasi)

6. Ceret gunung (tidak diperoleh dokumentasi lapangan)
foto : di Gunung Merbabu, Mei 2015


7. Ciung-batu kecil (tidak ada dokumentasi)
8. Kapinis laut (tidak ada dokumentasi)

9. Cucak gunung

Cucak gunung

10. Sikatan ninon

11. Anis siberia betina (tidak ada foto yang lebih jelas)
masih sedikit meragukan, tetapi berdasarkan ciri-ciri, tingkah laku
yang terlihat dan diskusi dengan ahli, lebih condong ke Anis siberia betina

Postingan insyaAllah akan segera disempurnakan dengan nama ilmiah dan nama Inggris.
Cukup untuk sementara, terimakasih
Lab. PPG 1 Biologi FMIPA UNY, 23 November 2015



-aLr-

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Sinergi Melestarikan Lingkungan; dari Tata Ruang hingga Mahasiswa yang Membanggakan.

Siang itu cukup terik ketika saya bersepeda di sekitar kota Yogyakarta. Suhu udara terasa panas hingga peluh keringat mulai membasahi punggung saya. Namun, semua berubah ketika saya melewati jalan yang penuh dengan pepohonan di samping kanan kirinya. Naungan pohon ketapang, mahoni, dan jenis lainnya menjadikan suasana begitu teduh dan sejuk. Saya mengayuh sepeda lebih pelan untuk menikmati oase di tengah panasnya perkotaan. Apa yang saya rasakan kembali mengingatkan tentang bagaimana lingkungan yang lestari memberikan manfaat kepada kita, para manusia.  Mengenal Lingkungan Lingkungan yang selama ini kita kenal sejatinya adalah kumpulan dari macam-macam makhluk hidup yang saling berinteraksi, termasuk dengan unsur lain seperti sinar matahari, air, dan semisalnya. Interaksi yang terbentuk menghasilkan banyak manfaat. Misalnya pepohonan yang menyerap air dan energi dari sinar matahari dapat tumbuh hingga besar lalu manusia memanfaatkan buahnya untuk dimakan hingga kayunya untuk baha...

A Reflection on a Journey - Memaknai Sebuah Perjalanan -

Human beings can never be separated from journeys. Whether it is a physical journey, meaning moving from one place to another, or a journey in the meaning of a process. Various processes in life are often associated with the word "journey," such as the pursuit of higher education, the path to financial freedom, the journey to marriage, or even the transition from one phase of life to the next with our loved ones. Over the past two years, I have undertaken more diverse physical journeys. Flying between cities, even across continents. Nowadays, I travel more frequently as well, since I work in a different city from where I live. These physical journeys often create a temporary distance from my loved ones, expose me to various sights along the way, and allow me to meet new people at my destinations. Sometimes, while travelling, I also reflect on the journey of life itself. Life is a journey. That is a phrase people often say. Islam also likens human beings in this world to trave...

Dia yang Teguh, Dia yang Tumbuh

Pappermint from Abu Nabat Afrizal Haris, dok pribadi. Pekan lalu sembari menikmati sore di sekolahan, mencoba berselancar di dunia maya mencari sesuatu yang barangkali dapat menambah semangat saya. Pencarian membawa saya pada channel YouTube Al Ustadz Muhammad Nuzul Dzikri hafidzahullah.  Saya pribadi sebenarnya sangat jarang mengikuti kajian beliau secara daring, hanya beberapa kali melihat postingannya Irfan (teman di kampus) yang isinya ceramah singkat beliau.   Melihat beberapa judul video pendek yang menarik, saya unduh beberapa di antaranya, lalu pulang. Haworthria -sejenis kaktus- menjadi teman saya mendengarkan untaian petuah beliau, hingga pada ucapan yang beliau nukil dari Syaikh Ushaimi hafidzahullah : Man tsabata nabata, jika  diterjemahkan kurang lebih artinya “Barangsiapa yang kokoh, dia akan tumbuh”. Ustadz Nuzul Dzikri menyampaikan kalimat tersebut sebagai pesan agar kita konsisten dalam mengikuti kajian. Jika sudah mengikuti satu kaji...