Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dengan label 2021

Merdeka Belajar dan Berkarya Meski di Rumah Saja

Pasar Beringharjo cukup terik siang itu. Para pedagang bersahutan menawarkan dagangannya pada wisatawan yang ramai mengunjungi salah satu destinasi wisata populer Kota Yogyakarta tersebut. Di antara wisatawan, ada sekelompok siswa sekolah menengah pertama (SMP) kelas 7 yang agak malu-malu untuk membuka dialog dengan pedagang. “ Assalamualaikum, Bu, saya Nasywa dan ini teman-teman saya. Emmm, jadi gini, Bu, kami sedang melakukan outing class. Tugas kami mewawancarai pedagang di sini. Apakah boleh kami mewawancarai Ibu? ” ucap juru bicara mereka. Setelahnya, jawaban pedagang itu membuat mereka senang dan berlanjutlah dengan wawancara. Senang pula saya sebagai guru pendamping mereka. Senang melihat siswa bisa belajar langsung dengan masyarakat. Rasa senang saat  outing class  itu ternyata menjadi kesenangan terakhir kami dalam kegiatan luar ruangan. Tak berselang lama, Indonesia mengumumkan kasus Covid-19 pertamanya. Nadiem Makarim sebagai Menteri Pendidikan dan Kebudayaan pun me...

Mengenal Burung Terestrial Migran

Pada tulisan ke-2 burung yang bermigrasi ini, topik tentang kelompok burung terestrial/daratan yang saya tulis. Saya menyarankan Anda untuk membaca tulisan pertama tentang burung migran secara umum sebelum membaca halaman ini. Burung terestrial yang bermigrasi cukup banyak jenisnya. Untuk Daerah Istimewa Yogyakarta saja yang notabene tidak luas kawasannya, terdapat 31 jenis burung migran dari kelompok ini (Taufiqurrahman, 2015). Karena keterbatasan ilmu dan pengalaman saya, di kesempatan ini mungkin hanya jenis-jenis terestrial migran yang umum di kawasan perkotaan dan beberapa contoh di area hutan atau pesisir yang dapat saya ditampilkan. Sebelumnya, berkaitan dengan burung terestrial migran, meskipun bermacam-macam insyaallah tidak sulit dipelajari jika dibandingkan burung migran dari kelompok burung pantai maupun pemangsa yang terlihat mirip-mirip. Layang-layang Berbicara tentang burung terestrial migran tidak sebatas pada mereka yang menggunakan habitat kawasan hutan saja. Terdapa...

Apa Itu Burung Bermigrasi? Yuk Cari Tahu Faktanya!

Indonesia, negara yang kita cintai ini sungguh memesona. Tak hanya pada aspek masyarakatnya, tetapi juga alam dan keanekaragaman hayatinya. Julukan megabiodiversity country sudah disandang Indonesia sejak lama. Keanekaragaman hayati yang begitu besarnya disusun oleh banyak taksa (kelompok) makhluk hidup di dalamnya. Burung menjadi salah satunya. Keanekaragaman burung di Indonesia mencapai 1,794 jenis (Burung Indonesia, 2020). Sebanyak 527 di antaranya adalah jenis endemik atau yang dapat dijumpai di Indonesia saja. Iya, hanya di Indonesia saja. Tidak dijumpai di belahan bumi mana pun selain di Indonesia. Oleh karena itu, banyak pengamat burung maupun peneliti asing begitu tertarik untuk mengamati dan mempelajari burung-burung Indonesia. Selain burung endemik, kelompok burung lainnya yang menjadi bagian dalam 1.794 jenis burung di Indonesia adalah kelompok burung migran. Apa itu burung migran? Bentuknya seperti apa? Apakah mereka besar atau justru kecil? Nah, untuk mengetahui jawabanny...

Diawe-awe Curug Silawe: Awe-some!

Cuaca yang tidak terlalu cerah mengawali hari saya dan guru lainnya dalam agenda rapat pagi. Rapat kala itu membahas persiapan penilaian akhir semester (PAS) di bulan Juni untuk siswa kami. Meskipun PAS belum dilaksanakan, pikiran saya sudah melesat jauh mencari tempat wisata yang mungkin bisa disambangi ketika liburan sekolah. Bukan tanpa sebab pikiran saya sudah melayang-layang membayangkan liburan. Menjalani rutinitas semester genap di sekolah tetapi siswa berada di rumah karena pandemi itu seringkali melahirkan kebosanan. Pada jam isitirahat siang, saya membuka aplikasi WhatsApp dan melihat beberapa status yang dibuat kawan. Perhatian saya tertuju pada status mantan mentor belajar saya ketika masa SMA. Beliau terlihat berfoto bersama keluarganya dengan latar foto air terjun. Saya seolah-olah diawe-awe (diberi lambaian tangan) oleh air terjun yang terlihat tinggi dan menawan itu untuk mengunjunginya. Dengan sigap, jari tangan saya gerakkan untuk memberi komentar berupa pertanyaan...

Menguatkan Kebaikan-kebaikan Kecil

 Pagi yang cerah membersamai sekelompok orang berseragam merah marun beraktivitas. Salah satu di antara meraka adalah saya. Layaknya hari sebelumnya -dan memang seperti inilah rutinitas saya, pesan mengingatkan catatan singkat aktivitas harian saya kirimkan ke grup kelas. Catatan harian ini memuat nama pelajaran beserta topik yang dipelajari, kegiatan, dan bentuk tugasnya jika ada. Sangat singkat memang, tetapi saya melihat manfaatnya cukup besar terutama bagi para siswa (dan orang tuanya) yang seringkali lupa dengan tugas dari sekolah. Satu dari tiga siswa yang bertugas mengisi catatan hari ini sedang tidak masuk karena ada acara keluarga. Saya lupa me- mention nama anak-anak yang bertugas hari ini. Parahnya, saya lupa hingga jam sekolah berakhir. Siang hari, saya buka grup kelas. Catatan harian terisi penuh. Senang rasanya saat tahu siswa yang bertugas hari ini menyelesaikan tugasnya meskipun saya lupa me- mention mereka. Semakin menjadi kebahagiaan tatkala saya jumpai ada sat...