Langsung ke konten utama

Nasihat Ustadz #1

Foto oleh Rahmadiyono Widodo
Bismillahirrahmaanirrahiim

NASEHAT INDAH AL USTADZ YAZID BIN ABDUL QODIR JAWAS 

⛔ Jangan berharap kepada manusia, karena engkau kan kecewa. 
Berharaplah kepada Allah, niscaya engkau tidak akan pernah kecewa. 

👉 Manusia yang mulia adalah yang dia bangun disepertiga malam terakhir, kemudian meminta kepada Allah. 
Jangan lewatkan waktumu untuk berbuat maksiat, karena tak tahu kapan ajalmu kan menjemput. Sehingga kematianmu menjadi su'ul khothimah.

🌿 Hidupmu di dunia ibarat satu hari atau setengah hari dibandingkan kehidupanmu di akherat kelak, persiapkanlah bekalmu, dan sebaik2 bekal adalah taqwa. 

💰 Infakkanlah hartamu. Karena penyimpanan harta yang sesungguhnya adalah yang akan engkau bawa sampai mati, bukan yang engkau simpan untuk duniamu. 

⏳ Jangan engkau tunda pekerjaan pagimu untuk sore harimu, niscaya banyak pekerjaan yang akan engkau selesaikan. 

⏰ Aturlah waktumu sebaik mungkin, kapan mengurus pekerjaan rumah tanggamu, kapan engkau membaca al qur'an, kapan engkau membaca buku yang bermanfaat dan pekerjaan lainnya. 

👉 Orang yang tertipu adalah orang yang tidak dapat memanfaatkan waktu luangnya padahal dia dalam kondisi sehat. 

➡ Sesungguhnya setelah waktu luang akan ada waktu sibuk, setelah sehat akan ada masa sakit ... manfaatkanlah masa sehatmu dan waktu luangmu sebaik mungkin. 

➡ Sesungguhnya masa sakitmu dibandingkan masa sehatmu lebih banyak waktu sehatmu. Coba ingat berapa lama kamu sakit? Seminggu? Sebulan? Setahun? Bandingkan dengan masa sehatmu! Bersyukurlah 

👉 Janganlah engkau merasa aman dari perbuatan maksiat yang engkau lakukan secara diam-diam. Jika istri, suami atau orang lain tak ada yang mengetahui, akan tetapi Allah mengetahui perbuatanmu. Dan kelak perbuatanmu akan dipertanggungjawabkan. 

➡ Apabila perbuatan maksiat sudah engkau lakukan, menyesal lah! Bertobatlah! Bertaubat dengan sebaik - baik taubat. Janganlah engkau ulangi. Tegakkanlah sholat niscaya akan menghapusnya. Berbuat baiklah kepada orangtuamu niscaya akan menghapus dosa-dosamu.Berdo'alah. Sesungguhnya do'a yang paling banyak diiucapkan nabi shalalallahu 'alaihi wa sallam adalah - Ya muqollibal quluub, tsabbit qolbii' alaa diinik - Wahai yang membolak-balikkan hati, tetapkanlah hatiku dalam agamaMu. 

👉 Jangan engkau tinggalkan setelah sholat shubuh sebuah do'a - Allohumma innii as aluka 'ilman naa fi'an wa Rizqon thoyyiban wa'amalan mutaqobbalaan - Ya Allah aku meminta kepadaMu ilmu yang bermanfaat, rizki yang baik dan amal yang diterima. 

📖 Bacalah dzikir pagi dan sore, dia hanya meminta waktumu 10 menit. Kau bisa melakukan disela2 aktivitasmu. 

📚 Bacalah buku yang bermanfaat. Karena ia dapat menghantarkanmu kepada kebaikan. Bacalah buku 4 jam dalam sehari. 

👉 Manusia yang paling utama adalah yang baik akhlaknya. Dan manusia yang paling cerdas adalah yang selalu mengingat mati dan mempersiapkan bekal menghadapi kehidupan setelah kematian. 

👉 Janganlah engkau panjang angan-angan untuk kehidupan duniamu. Ketika usahamu telah mencukupi kebutuhan hidupmu, tak usah engkau tambahkan beban hidupmu dengan berutang untuk memperluas usahamu. Karena bisa jadi engkau akan mati meninggalkan hutang dan sesungguhnya Nabi shalallahu 'alaihi wa sallam tak bersedia menyolati jenazah orang yang mati meninggalkan hutang. 

👉 Dapat engkau melakukan hal-hal mubah seperti menjaga kesehatan badanmu, akan tetapi janganlah hal tersebut membuatmu lupa menjaga kesehatan hatimu

👉 Berikan rasa cintamu untuk orang-orang shalih, bukan untuk orang-orang kafir. 


🌈 Terakhir, maafkanlah orang yang telah menyakiti hatimu


Disalin dari grup WA,
Ruang D.07.307 UNY, 24 Dzulqa'idah 1436 H / 8 September 2015 M
Salam dari saya,


-aLr-

Komentar

Postingan populer dari blog ini

A Reflection on a Journey - Memaknai Sebuah Perjalanan -

Human beings can never be separated from journeys. Whether it is a physical journey, meaning moving from one place to another, or a journey in the meaning of a process. Various processes in life are often associated with the word "journey," such as the pursuit of higher education, the path to financial freedom, the journey to marriage, or even the transition from one phase of life to the next with our loved ones. Over the past two years, I have undertaken more diverse physical journeys. Flying between cities, even across continents. Nowadays, I travel more frequently as well, since I work in a different city from where I live. These physical journeys often create a temporary distance from my loved ones, expose me to various sights along the way, and allow me to meet new people at my destinations. Sometimes, while travelling, I also reflect on the journey of life itself. Life is a journey. That is a phrase people often say. Islam also likens human beings in this world to trave...

Sinergi Melestarikan Lingkungan; dari Tata Ruang hingga Mahasiswa yang Membanggakan.

Siang itu cukup terik ketika saya bersepeda di sekitar kota Yogyakarta. Suhu udara terasa panas hingga peluh keringat mulai membasahi punggung saya. Namun, semua berubah ketika saya melewati jalan yang penuh dengan pepohonan di samping kanan kirinya. Naungan pohon ketapang, mahoni, dan jenis lainnya menjadikan suasana begitu teduh dan sejuk. Saya mengayuh sepeda lebih pelan untuk menikmati oase di tengah panasnya perkotaan. Apa yang saya rasakan kembali mengingatkan tentang bagaimana lingkungan yang lestari memberikan manfaat kepada kita, para manusia.  Mengenal Lingkungan Lingkungan yang selama ini kita kenal sejatinya adalah kumpulan dari macam-macam makhluk hidup yang saling berinteraksi, termasuk dengan unsur lain seperti sinar matahari, air, dan semisalnya. Interaksi yang terbentuk menghasilkan banyak manfaat. Misalnya pepohonan yang menyerap air dan energi dari sinar matahari dapat tumbuh hingga besar lalu manusia memanfaatkan buahnya untuk dimakan hingga kayunya untuk baha...

Pengalaman Mengajukan Visa Konferensi ke Korea Selatan

Sekitar akhir Mei 2025, saya dan beberapa teman lintas negara yang tergabung dalam East Asian-Australasian Flyway Partnership (EAAFP) Youth Task Force mendapat informasi akan ada lokakarya di kantor Kesekreatariatan EAAFP di Incheon, Korea Selatan. Begitu mendapatkan informasinya, saya langsung terpikir apakah harus saya ambil kesempatan tersebut apakah tidak. Sembari menimbang-nimbang, saya mencari berbagai informasi terkait pengajuan visa ke Korea Selatan. Informasi terkait syarat-syarat pengajuan visanya ternyata mudah untuk didapatkan melalui website Korean Visa Application Center (KVAC). Oh ya, pengurusan visa Korea Selatan tidak langsung melalui kedutaan besar mereka ya, tetapi melalui KVAC. Website KVAC sangat informatif dalam menyediakan informasi yang kita butuhkan dalam pengajuan aplikasi visa. Translasi Bahasa Indonesia juga sudah tersedia di dalamnya. (website KVAC. doc KVAC) Terdapat beberapa jenis visa ke Korea Selatan. Ada yang jangka pendek, ada yang jangka panjang. Ad...